Minggu, 11 Oktober 2015

New Media

Nama : Indra Benyamin S.
Kelas : 2IA23
NPM : 55414292



TENTANG KUALITAS VIDEO



kata “media” yang merupakan bentuk jamak dari kata “medium” telah digunakan sebagai istilah kolektif tunggal, seperti dalam “media” (Williams 1976: 169). Ketika kita mempelajari media, biasanya yang ada dalam pikiran kita adalah “media komunikasi”, lembaga-lembaga dan organisasi tempat orang-orang khusus bekerja sebagai: pers, berita, media cetak, fotografer, periklanan, film, penyiaran (radio dan televisi), penerbitan dan sebagainya.

Mungkin saya akan membahas tentang kualitas video yang biasa di gunakan pada penyiaran televisi, Kita sering berhadapan dengan perangkat komputasi dan perangkat digital kita pasti kerap kali mendengar istilah HD Video. Di beberapa jenis film, televisi ataupun jenis Camera, bahkan saat ini pada smartphone dan tablet, kerapkali kita temukan istilah HD Video.

HD Merupakan singkatan dari HIGH DEFINITION yang mempunyai arti resolusi tinggi, jadi dari pengertian  Video HD tersebut brarti perangkat yang di dukung dengan HD, brarti videonya lebih dari hanya kualitas video standar, dengan kata lain mempunyai resolusi tinggi, dimana resolusinya adalah 1280 x 720 dan 1920 x 1080 pixels. dengan resolusi ini, kita gambar atau video yang hasilkan akan terlihat sangat jelas sampai ke detail -detailnya. Selain itu proses pergerakan video tampak seperti nyata, dan sangat tajam. object juga akan dapat di amati secara utuh. Namun tidak semua perangkat di dukung dengan video kualitas HD, terutama perangkat buatan sebelum tahun 2000.

Video kualitas standar hanya beresolusi 640 x 480. Dengan ukuran resolusi ini maka pergerakan objek di vodei dan kualitas gambar serta motionnya kurang tajam. Hal ini terdapat pada telivisi berwarna produk sekitar 20 tahun yang lalu, yaitu masa-masa munculnya produk televisi berwarna.

Zaman sekarang Teknologi perekam video kini sudah selangkah lebih maju. Tuntutan akan kepraktisan dalam penyimpanan data dan kemudahan pemakaian telah menghasilkan produk-produk camcorder masa kini yang berukuran kecil (kompak), dengan tidak lagi memakai media simpan berupa pita kaset atau cakram DVD. Sebagai gantinya, media rekam masa kini lebih cenderung memakai HDD atau SD card. Menyimpan data pada HDD atau SD card memang lebih praktis karena kemudahannya dalam proses editing danindexing, dapat ditulis dan dihapus ribuan kali dengan mudah dan cepat, serta tidak perlu membeli kaset atau keping DVD yang cukup mahal. Media HDD memiliki keunggulan dalam hal kapasitasnya yang besar (hingga puluhan giga byte), namun sedikit lebih boros daya (karena putaran disknya) dan ukurannya juga tidak kecil. Media memory card/flash memoryseperti SD card kini menjadi alternatif menarik semenjak kapasitasnya yang semakin besar (dengan format SDHC), harga memorinya semakin terjangkau dan (karena ukurannya yang kecil) dapat membuat dimensicamcorder secara umum menjadi lebih kecil. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, saya hanya akan membahas camcorder yang memakai media simpan data berupa flash memory/SD card.

Diantara ciri produk camcorder modern adalah kemampuannya merekam video beresolusi tinggi/ High Definition-HD, dengan teknologi kompresi data terkini, MPEG-4 AVC. Sebagai gambaran, video HD memiliki bit rateyang amat tinggi, sekitar 2-8 MB/s, sehingga untuk mencapai ukuran file video 1 GB hanya dicapai dalam hitungan puluhan menit saja. Sebagai kompensasi atas bit ratenya yang tinggi, resolusi video yang diusung format HD juga tidak tanggung-tanggung, bahkan lebih tinggi dari format DVD yang biasa kita kenal. Dengan resolusi tinggi (dan tentunya didukung oleh frame rate yang sepadan-setidaknya 25 fps), kualitas rekam daricamcorder modern sudah mencapai pada tahapan kualitas broadcast. Berhubung konvergensi video digital kini telah dimudahkan oleh adanya solusi standar interface HDMI, bagi pemilik monitor layar LCD/plasma yang telah mendukung tayangan video HD tentu dapat merasakan nikmatnya kualitas tayangan video HD yang direkam oleh camcorder HD melalui kabel HDMI.

Yang menjadi standar resolusi video HD adalah video digital yang berukuran 1280×720 piksel (disebut HD 720p) dan 1440×1080 piksel (disebut 1080i). Namun untuk resolusi yang kedua, terdapat perbedaan format standar sehingga yang disebut dengan true HD kini adalah resolusi 1920×1080 piksel (widescreen). Bagi perangkat rekam yang mengklaim mampu merekam video HD 720p, sebenarnya kualitas videonya masih tergolong low resolution HD, namun memiliki keuntungan dalam bit ratedan ukuran file videonya yang lebih kecil dibanding resolusi true HD. Lagipula, resolusi format HD 720p pun masih tergolong lebih tinggi dibanding resolusi format video lain seperti DV, DVD apalagi VGA.

Sumber :
https://gaptek28.wordpress.com/2008/06/06/perekam-video-hd/
http://in.vmeetsolutions.com/pengertian-video-hd-dan-full-hd-1080p